Wednesday Walk - A Spiritual Journey Along the Beautiful River, Al-Munawwarah Mosque

ENGLISH
Hello Hive friends, may God always bless us all. Greetings to all members and stakeholders in this esteemed Wednesday Walk community.
In this post, I want to share my activities today. I want to participate in this week's edition of Wednesday Walk. Today I started my morning by opening my phone screen and browsing the Binance app to check the market conditions this morning.
The crypto market conditions this morning appear to be still neutral with a slight increase. For example, the price of Hive has increased by 5% for the day. I don't have much hope for today's trading, perhaps BNB could be more profitable and I'll wait for the situation to bottom out before buying back in.

As I headed out to fill up with fuel around noon, the Pertamina gas station was extremely busy. Long queues of motorcycles and cars stretched onto the main road.
Indeed, following the natural disasters that struck our region, fuel distribution remains hampered by transportation operations. At the beginning of last month, fuel could only be transported by plane through the nearest airport, in Rembele, Bener Meriah.

Long lines like this are now a common sight at Pertamina, amidst the recovery of life and the economy following natural disasters. Even Pertamina is limiting the number of gas stations to ensure everyone has access to subsidized fuel.
We queued for our gas station in the Paya Ilang market, specifically at Pertamina Tansaril, Takengon. After waiting in line for less than an hour, we headed towards Pegasing. I planned to visit one of the mosques in Uning village, Pegasing, Takengon.
Only about 5 minutes from Paya Ilang market, we finally arrived at the mosque in Uning, Pegasing. This mosque is called Al-Munawwarah Mosque, one of the most popular iconic mosques in the Pegasing area.

I've stopped by this mosque several times, and this time I'm adding another visit to this beautiful mosque on my religious journey. This mosque has gone viral on social media, and even on holidays, many tourists stop by.
This religious journey took me back to the days before the natural disaster, when this mosque was bustling with tourists from outside the region. What attracted attention and made this mosque go viral was its location on the banks of a river, the source of which is Lake Lut Tawar.
The mosque's location on the banks of the river makes it an authentic icon, imbued with natural beauty. The mosque is located on the roadside, along a frequently traveled highway, and is easily accessible.

This mosque has minimalist architecture, with a size that is not particularly wide or large, just like a typical village mosque. It is rectangular in shape with black and white exterior ornamentation, evident with fresh paint.
The mosque has a single silver-white dome clad in materials such as aluminum and silver zinc. Meanwhile, a small, moderately tall minaret stands on the west side; this minaret serves as a place for installing loudspeakers.

This mosque has a parking area, restrooms, a hall, a relaxation area, and an outdoor courtyard. Meanwhile, on the left side of the mosque, there's a relaxation area by the river, where people also sell drinks and snacks.
In my opinion, the best angle to photograph this mosque is from the riverside, from across the street, where you can see the river and the mosque. From the front, you can see the mosque with its eight steps along the riverbank. This is where many people relax, enjoying the cool water, and some perform ablution.

The mosque's location on the riverbank makes it beautiful, with a calm and soothing atmosphere. This natural beauty is no wonder the mosque is crowded with tourists visiting to pray or simply relax by the riverbank.
After our religious activities, we continued our journey to the market to buy ingredients for lunch. I didn't have my phone with me at the market, so I can't share my activities through photos.













This edition of Wednesday Walk taught me life lessons about the closeness of human beings to God through religious means, increasing our faith, and gratitude for the beauty God has created in this universe.

INDONESIA
Halo sahabat Hive, semoga tuhan selalu memberkati kita semuanya. Salam untuk seluruh anggota dan para pemangku kepentingan di komunitas Wednesday Walk yang terhormat ini.
Pada postingan ini saya ingin berbagi aktivitas saya pada hari ini, saya ingin berpartisipasi dalam Wednesday Walk edisi minggu ini. Hari ini saya memulai pagi dengan membuka layar ponsel dan menjelajah aplikasi Binance untuk melihat kondisi pasar pagi ini.
Kondisi pasar crypto pagi ini tampak masih netral dengan sedikit kenaikan, misal harga Hive mengalami kenaikan 5% untuk periode sehari. Tak banyak yang dapat saya harapkan untuk perdagangan hari ini, mungkin BNB bisa menjadi lebih untung dan menunggu keadaannya dibawah untuk membeli kembali.

Menjelang siang hari saya pergi ke luar untuk mengisi bahan bakar minyak, kondisi di Pertamina tampak sangat ramai. Terlihat banyak antrian sepeda motor dan mobil yang sangat panjang hingga melebar ke badan jalan utama.
Memang setelah paska bencana alam yang melanda wilayah kami, distribusi bahan bakar minyak masih terhambat dalam operasional transportasi. Di awal bulan kemarin, bahkan bahan bakar minyak hanya dapat diangkut menggunakan pesawat melalui bandara terdekat, di Rembele, Bener Meriah.

Hingga saat ini antrian panjang seperti ini menjadi hal yang tampak biasa dan sering kita temui di Pertamina, ditengah pemulihan kehidupan dan ekonomi paska bencana alam. Untuk pengisian minyakpun pihak Pertamina membatasi jumlah pengisian, agar semua orang bisa mendapatkan fasilitas minyak subsidi ini.
Tempat kami mengantri pengisian minyak ini berada di wilayah psar Paya Ilang, tepatnya di Pertamina Tansaril, Takengon. Setelah menunggu kurang dari satu jam antrian, kami bergerak menuju ke arah Pegasing, rencananya saya mau berkunjung ke salah satu mesjid yang berada di desa Uning, Pegasing, Takengon.
Memiliki jarak hanya sekitar 5 menit dari pasar Paya Ilang, akhirnya kami sampai di Mesjid yang ada di Uning, Pegasing. Mesjid ini bernama Mesjid Al-Munawwarah, salah satu mesjid yang menjadi ikonik populer di wilayah Pegasing.

Saya sudah beberapa kali singgah di mesjid ini, dan kali ini mengisi kembali perjalanan religi saya ke mesjid yang indah ini. Mesjid ini kini menjadi sangat viral di media sosial, bahkan di hari libur banyak wisatawan yang singgah di mesjid ini.
Perjalan religi kali ini membawa saya kembali untuk mengenang masa-masa sebelum bencana alam, di saat mesjid ini ramai dikunjungi oleh wisatawan dari luar darerah. Hal yang menjadi pusat perhatian dan yang membuat mesjid ini viral adalah karena keberadaan mesjid ini berada di sisi aliran sungai, sungai ini berhulu langsung dari danau Lut Tawar.
Keberadaan mesjid yang terletak di sisi aliran sungai, membuatnya menjadi ikonik yang otentik dengan keindahan secara natural. Secara letak, mesjid ini terletak di pinggir jalan, di sisi lintas jalan raya yang sering dilalui oleh pengendara dan mudah di akses.

Mesjid ini memiliki arsitektur minimalis, dengan ukuran yang tidka begitu lebar dan besar, hanya seperti ukuran sebuah mesjid di desa yang biasanya. Mesjid ini memiliki bentuk persegi dengan warna ornamen eksterior adalah warna hitam dan putih yang tampak dengan cat yang masih baru.
Mesjid memiliki satu kubah berwarna silver putih dengan balutan bahan seperti dari alumunium dan seng silver. Sementara itu, sebua menara berukuran kecil dan tidak terlalu tinggi berada di sisis barat, menara ini digunakan sebagai tempat untuk pemasangan alat pengeras suara.

Mesjid ini memiliki area halaman parkir, toilet, balai, tempat bersantai dan halaman luar. Sementara itu, disisi kiri mesjid terdapat tempat bersantai di pinggir sungai, di sini juga ada orang yang menjual minuman dan jajanan.
Menurut saya, sudut yang indah untuk memotret mesjid ini adalah dari arah sisi sungai, dari arah seberang jalan yang bisa memperlihatkan aliran sungai dan mesjid. Dari arah depan ini tampak mesjid dengan delapan anak tangganya yang berada di sisi aliran sungai, disini biasanya banyak orang bersantai menikmati aliran sungai yang sejuk, dan juga ada yang berwudhuk.

Keberadaan mesjid di aliran sungai ini membuatnya tampak indah, dengan nuansa yang tenang dan menyejukkan. Keindahan yang natural ini tak heran jika mesjid ini ramai dikunjungi oleh wisatawan untuk beribadah atau sekedar beristirahat untuk bersantai ditepi aliran sungai.
Selesai dari aktivitas religi ini, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju ke pasar untuk membeli bahan masakan untuk makan siang ini. Ketika di pasar saya tidak memegang ponsel, jadi tidka dapat saya bagikan aktivitas saya di pasar melalui gambar.













Wednesday Walk edisi kali ini memberikan saya pelajaran hidup tentang kedekatan pribadi manusia dengan tuhan secara religius, peningkatan keimanan, dan rasa syukur atas keindahan yang diciptakan oleh tuhan di alam semesta ini.

My Educational Video About Hive
https://youtube.com/shorts/kc3_bbZu7yI?si=X8pB_hAtYIEzmupA

My Business Info

That concludes my post, I hope you enjoy it...
All photos were taken with Iphone 11>>>
Edited by Lightroom>>>

Location Via https://worldmappin.com/ : [//]:# (!worldmappin 4.61441 lat 96.81339 long d3scr)
Regards,
@ponpase


You can check out this post and your own profile on the map. Be part of the Worldmappin Community and join our Discord Channel to get in touch with other travelers, ask questions or just be updated on our latest features.
It's a beautiful journey,both serenity and devotion centered on this walk
Hi mom, thank you for your feedback, it's nice, glad you're interested in this place...
@ponpase you're always welcome 🤗
Wow this is a very clean and peaceful place.
Hi mom, thank you for your feedback, I also feel comfortable here
Beautiful post, I love how your walk feels calm and spiritual, and your photos capture that peaceful atmosphere so well.
https://www.reddit.com/r/BeautifulPlaces/comments/1qdcoao/wednesday_walk_a_spiritual_journey_along_the/
This post has been shared on Reddit by @lolitaanana001 through the HivePosh initiative.
Thank you very much